Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi di Program Studi Muamalah

Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi di Program Studi Muamalah diorientasikan pada upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi berkelanjutan yang dimanifestasikan dalam bentuk siklus kegiatan penjaminan mutu. Implementasi menyeluruh Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi diawali dalam bentuk “Satu Siklus” kegiatan penjaminan mutu. Kegiatan satu siklus penjaminan mutu membutuhkan waktu satu tahun atau satu kalender akademik dan kemudian diikuti oleh siklus yang sama pada tahun-tahun berikutnya.

Adapun “ Satu Siklus” kegiatan penjaminan mutu yang dikembangkan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dilakukan melalui delapan tahap. Pertama, tahap penyusunan standar mutu yang berupa dokumen mutu tingkat universitas, fakultas, program pascasarjana, Program Studi dan program studi. Kedua, tahap penyusunan manual dan instrumen penjaminan mutu. Ketiga, tahap penjaminan mutu setelah memiliki satuan dan prosedur pelaksanaannya. Keempat, tahap pemantauan, yang dilakukan oleh unit di atasnya atau unit terkait. Kelima, tahap evaluasi diri yang dilakukan oleh unit pelaksana akademik (fakultas, program pascasarjana dan Program Studi). Keenam, tahap audit mutu internal yang dilakukan oleh tingkat universitas dan tingkat fakultas untuk unit-unit yang ada di bawahnya. Ketujuh, tahap rumusan koreksi yang didasarkan kepada temuan hasil kegiatan audit. Kedelapan, tahap peningkatan mutu secara berkelanjutan yang dilakukan pada semua unit pelaksana akademik.

Implementasi “Satu Siklus” Penjaminan Mutu akan dikendalikan dan dikoordinasikan secara konsisten dan terus menerus di seluruh tingkat mulai Universitas, Fakultas, dan Program Studi.

Adapun untuk mengkaji dan mengendalikan kualitas akademik dan administratif semua Program Studi yang ada, selain penyelenggaraan akreditasi Program Studi yang diselenggarakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sejak bulan Nopember 2007 UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah membentuk lembaga yang berfungsi untuk penjaminan mutu Universitas. Di antaranya:

  1. Tingkat Universitas terdapat Pusat Penjaminan Mutu (PPM) yang telah menghasilkan beberapa pedoman dan peraturan yang berkaitan dengan akademik.
  2. Tingkat Fakultas terdapat Komite Penjaminan Mutu (KPM).
  3. Penjaminan mutu tingkat Program Studi terdapat Gugus Penjamin Mutu (GPM):

Penjaminan Mutu Internal:

  1. Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED) dilakukan oleh Program Studi Muamalah pada setiap semester. Dalam rangka penjaminan mutu ini, Program Studi bersama GPM melakukan upaya pengaturan di antaranya: memantau pelaksanaan perkuliahan, tingkat kehadiran dosen dan mahasiswa, kewajiban membuat silabus masing-masing mata kuliah, Satuan Acara Perkuliahan (SAP), monitoring pelaksanaan perkuliahan oleh mahasiswa, serta respon mahasiswa terhadap dosen.
  2. Evaluasi Program Studi Muamalah yang dilakukan oleh tim asesor internal UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Penjaminan Mutu Eksternal

  1. Akreditasi BAN-PT Program Studi Muamalah pada tahun 2008 telah terakreditasi dengan skor B.
  2. Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) dilaksanakan oleh TIM PPM UIN satu kali dalam satu semester, untuk mengaudit kinerja Program Studi.

Audit Mutu Pembelajaran (AMP) dilaksanakan dengan mendatangkan TIM AMP UIN.

 

Uraian mengenai sistem penjaminan mutu Program Studi Muamalah di atas menunjukkan bahwa sistem penjaminan mutu dalam pengelolaan Jurusan ini berjalan sesuai dengan standar penjaminan mutu, dan dilengkapi dengan umpan balik serta tindak lanjut yang didukung oleh dokumen yang lengkap.