Muamalah adakan seminar nasional Jaminan Produk halal

hes.uinsgd.ac.id  – Beredarnya banyak produk yang tidak memiliki label halal di masyarakat Indonesia yang di dominasi oleh muslim tentunya sangat meresahkan dan permasalahan inilah yang coba ditangkap oleh mahasiswa muamalah UIN Bandung dengan menyelenggarakan seminar nasional bertajuk badan penyelenggara produk halal di Aula Anwar Musadadd, Senin (16/4/2018).

Seminar nasional ini juga sekaligus merayakan hari jadi muamalah yang genap berusia 24 tahun. Dalam acara ini di hadiri oleh para utusan jurusan muamalah atau bisa diterjemahkan hukum ekonomi Syariah Se-perguruan Tinggi Negeri dan swasta se-Indonesia di antaranya UIN Walisongo, UIN Sunan Kali Jaga dan masih banyak lagi.

Wakil rektor 3, Muhtar Solihin menuturkan jika dalam kegiatan seperti ini tentunya bisa mengangkat perekonomian Islam. “Dalam kegiatan ini bisa mengangkat ekonomi Syariah dalam perekonomian dan bisa juga berguna dalam pasaran perekonomian Online,” tuturnya dalam sambutan pembukaan di Aula Anwar Musadadd, Senin (16/4/2018).

Selain itu Muchtar menambahkan jika dengan adanya diskusi ini semoga mahasiswa muamalah bisa memberikan ruh Syariah dalam perekonomian Syariah agar perekonomian Indonesia tidak menjadi ekonomi monopolis, kapitalis ataupun ekonomi yang berbasis ateis.

Sementara menurut salah satu pemateri yang juga sekaligus ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa barat, Rahmat Safe’i,  halal sendiri memiliki dua arti.” Halal itu memiliki dua arti yaitu halal karena zatnya dan halal karena sifatnya,” tandasnya.

Menurut salah satu peserta dari UIN Alauddin Makassar, Adi Nurhari Mufrih nantinya semoga ada badan penggerak dan konsultan halal. Mungkin nanti ada konsultan halal ataupun badan penggerak jaminan halal yang bisa fokus meneliti mengenai kehalalan satu produk,” ucapnya saat diwawancara.

Adi pun menambahkan jika masih kurangnya sumber daya manusia yang belum mengetahui tentang pentingnya dan implikasi dalam produk halal dan apakah yang harus dapat label  halal sendiri merupakan perusahaan atau Merck yang besar.

Di akhir wawancara adi menginginkan Muamalah UIN Bandung agar bisa kembali mengadakan seminar yang lebih besar dengan jumlah peserta dari Muamalah se-Indonesia yang lebih banyak lagi nantinya.

Reporter : Septian Setiawan

Mari diskusi ..